Tags

, , , , , , , , ,


AnggaraRancangan KUHP yang saat ini sedang dibahas oleh DPR RI mendapat perhatian publik. Model yang digunakan oleh RKUHP adalah mengkompilasi berbagai ketentuan pidana diluar KUHP dengan metode “copy paste”. Salah satunya adalah ketentuan mengenai tindak pidana narkotika dan psikotropika yang sebelumnya diatur dalam UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dan UU No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Ibarat pepatah, “Lagu lama cover baru” ketentuan pidana narkotika dan psikotropika dalam RKUHP tidak menyelesaikan permasalahan kebijakan narkotika saat ini yang tidak hanya mengkriminalisasi pengguna namun overkriminalisasi pengguna dengan penerapan ketentuan “memiliki, menyimpan atau menguasai narkotika tanpa hak atau melawan hukum” dengan pemberian ancaman hukuman minimal ditambah denda yang tinggi. Permasalahan ini coba dituliskan dalam kertas posisi oleh alinasi nasional reformasi KUHP  dan kertas posisinya bisa di download disini