Tags

, , , , , ,


Online

Online

Sudah lama rasanya tidak melihat dan menulis kembali di Blogs ini, mumpung lagi ada deadline buat laporan (bukanya kerjain laporan malah nulis-nulis gak penting) coba dipancing dengan membuat tulisan di blogs. Karena suasana hati gak mood tadi pagi coba liat-liatin Youtube sekalian cek film norwegian wood ada apa enggak eh malah ke inget novel norwegian wood yang kemarin pinjem sama Budi Makmur, bukanya tambah semangat malah semakin jatuh moodnya. Khawatir gak selesai laporanya coba berganti liat He Come the Sun  yang dibawakan oleh Glee ( :)Glee itu nama penyanyinya? judul operanya atau apaan sih? koqs kayaknya bagus yah). Bukanya tambah mood akhirnya malah nyanyi-nyanyi. Merasa gak akan selesai laporannya coba ketik di google : “Lagu pemberi semangat” ternyata banyak banget blogers yang nulis tentang itu dan rata-rata lagunya versi mereka sendiri. Terinspirasi dari ide para blogers, saya coba share lagu-lagu yang bisa membuat semangat or mengatasi masalah mood (tetap versi Saya😉 ) :

1. Seek and Destroy (Metallica)

Walaupun konser Metallica di Jakarta sudah lewat berminggu-minggu lalu, namun bagi saya kenangan konser itu masih melekat, untuk mencoba membuka kenangan yang penuh semangat itu pertama-sama saya dengerin lagu Seek and Destroy milik Metallica. Walaupun lagu ini selalu dibawakan sebagai tembang (🙂 tembang keroncong kalee🙂 ) terakhir menutup mereka, namun melalui lagu ini mereka ingin agar seluruh Metalizer selalu semangat menghadapi dunia yang mulai gila ini. Lagu-lagu Metalica seperti One, Fade To Black, Enter Sandman selalu membuat saya semangat, apalagi kalau dengernya pas naik kereta dari Bogor ke Jakarta jam 7 pagi (berasa waktu liat konser kemaren, bedanya gak lepas baju aja😉 )

(Sudah mulai panas??? dibuat tenang sedikit)

2. Killing In The Name (Race Against The Machine) 

Instrumen yang dimainkan pada awal lagu ini mampu membuat kepala saya manggut-manggut, liriknya yang pedas dan penuh kritik membuat Saya sadar masih banyak permasalahan diluar sana. Penting untuk diketahui lagu ini dipersembahkan sebagai bentuk perlawanan terhadap rasisme dan kebrutalan polisi, karena kerusuhan Los Angeles tahun 1992 dimana 4 orang polisi dibebaskan setelah melakukan terhadap seorang kulit hitam (🙂 udah gak usah dibuka buku PPKN-nya, enggak ada disana🙂. lagu ini lumayan untuk melirik berkas-berkas dan dokumen-dokumen yang ada dan menaruh di dekat kita (jangan lupa barang-barang yang gak ada kaitanya kayak koran, majalah, Hand Phone, stick PS, Joystick, jangan lupa kopi sama asbak mulai didekatkan)

(….khawatir malah keybord komputer rusak karena ngikutin nadanya, namun semangat tetap terjaga mulai diturunkan beatnya)

3. Redemption Song (Bob Marley)

Sepertinya semua orang tau lagu ini, Lagu yang ditulis Bob Marley tahun 1979 ini berisi seruan bagi bangsa Afrika, yang baru saja lepas dari perbudakan, untuk melepas mental budak dengan membebaskan pikiran mereka dari rasa rendah diri dan terperintah dan menebar optimisme kepada bangsa Afrika dengan menyatakan “We foward in this generation Triumphantly” (bener gak, gak percaya coba aja cek buku PMP, pasti gak ada🙂. Lagu ini cocok banget sambil mulai membaca dokumen dan menstabilo beberapa yang hal yang menarik untuk buat laporan Saya.

(Wah gawat, yang diketik malah syair-syair lagu, gak konsen coba kita cari instrumental)

4. Requim For A Dream / Reqium for a tower

mendengarkan lagu ini seperti enak untuk membuat penulisan dari umum ke khusus atau membuat suatu cerita, dimulai dari yang bersifat umum atau menggambarkan kondisi/orang kemudian coba kita sisipkan hal yang menarik satu persatu (atau bahasa hukumnya Kita dalilkan) kemudiaan kita bongkar dalil tersebut dengan fakta-fakta. Berhenti sejenak kemudiaan mulai tarik kesimpulan dari dalil, begitu seterusnya sampai pada kesimpulan terakhir.

Yupss benar, lagu ini menjadi salah satu soundtrack film lord of the ring, namun dari informasi antara penting gak penting katanya lagu ini pernah dipakai seorang untuk membantai teman-temanya disekolah (pokoknya jangan dengerin lagu ini ketika dengerin omelan si Bos, bisa-bisa laptop kita melayang ke kepala si Boss🙂

5. Ode to Joy / Hymn to Joy / Ode An die Freud

Lagu ini sepertinya diambil dari mahakarya Symphony No 9 karya Beethoven. Walaupun tidak begitu tau artinya (karena bahasa Jerman/Yunani) Mendengarkan lagu/musik ini membuat semua hal positif berkumpul dalam diri, sehingga meringankan lelah, capek, BT. belum lagi kalau liat 10.000 orang jepang membawakan lagu/musik itu seperti mendapat tenaga dari 10.000 orang, dan gaya melantunkan sangat menarik (gile bisa yah suaranya kayak gitu, makan kroto kali tuh orang yah, xixixix🙂

Tipsnya : Kalau sudah mulai kembali moodnya walau sebesar biji jagung langsung mulai nulis/ kerjanya jangan ditunda-tunda (kayak Saya yang akhirnya bukan buat laporan tapi malah asik nulis di blogs, santai Boss jangankan laporan 1000 Candipun bisa selesai dalam semalam), usahakan sampai selesai draftnya, walaupun bell jam pulang berbunyi (kayak di Pabrik🙂, OB mulai ngepel, satpam sudah minta ijin untuk tidur dulaun, Istri sudah nelp berkali-kali, dan akhirnya harus nginep di kantor gara-gara kehabisan kereta ke bogor pokoknya kayak lagunya The Queen “Don’t Stop Me Now” lah. Oke itu dulu tulisan Saya, si Bos sudah mulai tanyain “Totok sudah sampai mana laporannya? koqs belum ada di email Saya”, Sambil dengerin Ode to Joy Saya bilang sebentar Pak lagi di finishing, pokoknya Bapak Bangun besok sudah ada draftnya di email bapak, padahal laporanya baru judul doang, xixixi🙂

Seperti di blogs-blogs lain yang nulis tentang daftar lagu-lagu pemberi semangat : “ITU DAFTAR LAGU SAYA, KALAU KAMU?” dengan tujuan mancing biar yang baca kasih komentar dengan menuliskan lagu penyemangatnya (kalau saya sih bodo, mau dikasih koment bagus, ada yang mau baca tulisan ini aja sukur)