Tags

, , ,


Suatu hari, sepupu  Saya komplaint karena kondisi hukum di Indonesia. Secara langsung pikiran saya terbesit Ia telah diperas, diperlakukan tidak manusiawi atau tidak mendapatkan keadilaan. Saya mencoba menelusuri peristiwa jelasnya. Ternyata sepupu Saya baru saja menjadi saksi atas tuduhan orang dikantornya yang melakukan penggelapan, maklumlah sepupu saya seorang staff akutansi dan peristiwa persidangan itu merupakan pengalaman pertama baginya.

Terus apa yang menjadi komplaintanya? Ketidaksabaran saya mendengar cerita kasus orang dikantornya yang melakukan penggelapan. Secara polos dia menceritakan “Masak mentang-mentang kantor gw gak mau bayar polisi, jaksa sama hakim, Gw kasih kesaksiaan ditempat duduk yang habis diduduki Terdakwa, udah gitu gak ada jurinya lagi” Saya sempat bingung apa maksudnya, yang bikin saya tertawa sepupu saya bilang “Pokoknya beda banget deh sama di film-film” . Banyak orang yang menjadikan film sebagai referensi dalam melihat sesuatu. Waktu kuliah perbandingan sistem hukum di Kampus, banyak mahasiswa menggunakan kritik terhadap suatu system hokum, hanya menggunakan referensi film (walau tidak secara fulgar menyatakan “berdasarkan filme runawy juri, system juri berpotensi menciptakan keadilan). Istri saya yang diminta membuat tulisan terhadap sistem plea bargaining, sebelum membaca teori aslinya, menyempatkan waktu nonton film Law Abiding Citizen.

Film tentang penegakan hukum, memang biasanya memberikan kritik terhadap proses penegakan hukum disuatu masyarakat, namun secara tidak langsung kita dapat mengetahui bagaimana system hukum/prosedur hukum berlangsung (Nonton NYPD, kita bias lihat bagaimana penerapan Miranda rules).  profesor hukum di Universty of California Los Angeles, menulis artikel berjudul “How I Learned to Litigate at the Movies”. Ia mengakui bahwa masyarakat Amerika Serikat, mengetahui sistem hukum negaranya melalui medium seperti film atau produk dari budaya pop (pop culture) lainnya. American Bar Association Journal (ABA Journal) menyusun daftar The 25 Greatest Legal Movies” antara lain (dengan peringkat) :

  1. To Kill A Mockingbird (1962),
  2. 12 Angry Men (1957),
  3. My Cousin Vinny (1992),
  4. Anatomy of a Murder (1959),
  5. Inherit the Wind (1960).
  6. Witness for the Prosecution
  7. Breaker Morant
  8. Film Philadelphia
  9. Erin Brockovich (Film tentang peranan Paralegal)
  10. The Verdict (1982),
  11. Presumed Innocent (1990),
  12. Judgement At Nuremberg (1961),
  13. A Man for All Seasons (1966),
  14. A Few Good Men (1992),
  15. Chicago (2002).
  16.  Kramer Vs. Kramer (1979) sempat meraih piala Oscar
  17. The Paper Chase (1973),
  18. Reversal of Fortune (1990),
  19. Compulsion (1959),
  20. And Justice for All (1979),
  21. In the Name of the Father (1993)
  22. A Civil Action
  23. Young Mr. Lincoln
  24. Amistad
  25. Miracle on 34th Street (1947)

Selain 25 film yang diklaim menjadi film bertema hukum terbaik, keduabelas juri ini juga memasukkan 25 judul lain yang menurut mereka layak disaksikan.

  1. The Accused (1988)
  2.  Adam’s Rib (1949)
  3. Beyond a Reasonable Doubt (1956)
  4. The Caine Mutiny (1954)
  5. Class Action (1991)
  6. The Client (1994)
  7. Counsellor At Law (1933)
  8. The Court-Martial of Billy Mitchell (1955)
  9. The Devil’s Advocate(1997)
  10. The Firm (1993)
  11. The Fortune Cookie (1966)
  12. Ghosts of Mississippi (1996)
  13. Intolerable Cruelty (2003)
  14. Jagged Edge (1985)
  15. JFK (1991)
  16. Legally Blonde (2001)
  17. Liar, Liar (1997)
  18. Michael Clayton (2007)
  19. Music Box (1989)
  20. North Country (2005)
  21. The Pelican Brief (1993)
  22. The People vs. Larry Flint (1996)
  23. Primal Fear (1996)
  24. The Rainmaker (1997)
  25. A Time To Kill (1996)

Beberapa film yang bertemakan hukum yang telah anda tonton, mungkin belum masuk kedalam daftar (seperti Run Away Jury, Lincoln Lawyer dll), karena memang banyak film holywood yang mengangkat tema hukum, hal ini berkaitan bahwa memang Hukum memegang peran yang penting ditengah masyarakat Disana. Sayangnya di Indonesia belum banyak Film Hukum yang diangkat, beberapa mungkin mengambil adegan tentang proses hukum atau keadaan hukum, seperti film Srigala Terakhir (kondisi penjara yang penuh pertarungan), Marsinah (Penyiksaan dan perlakuaan hukum yang kejam), Jamilah seorang Presiden. Mungkin system hukum di Indonesia yang tidak menarik untuk di filmkan, atau takut?. Bagaimanapun itu Film yang bergenre hukum selain menghibur juga sebagai sarana edukasi, walaupun tetap kita harus mengembalikan kepada fakta-fakta yang tertulis di peraturan dan teks teori. Selamat menonton

Nb.

Mungkin selain daftar film diatas ada lagi film bertema hukum, tolong di referensikan, sekalian bisa diberitahu dari film itu apa yang bisa kita pelajari?