Beberapa orang tidak menyangka Tim Garuda yang selama ini dengan kepakan sayap yang lincah dan paruh yang tajam mampu menerjang lawan-lawanya, namun dapat dengan mudah dikoyak oleh Harimau Malaya 26 Desember 2010 lalu di bukit jalil pada pertandingan final leg 1, yang menjadi pertanyaan dan harapan besar apakah Tim Garuda mampu membawa piala AFF Suzuki 2010 atau Tim Harimau Malaya yang menggondol Piala tersebut dari bidikan Tim Garuda, kekalahan Tim Garuda bukanlah suatu kebetulan itu merupakan suatu hasil skenario besar Tim Harimau Malaya Menjadi Juara AFF 2010, berikut adalah analisa skenarionya :

  1. Pelatih Tim Harimau Malaya membiarkan pemainya bermain bebas ketika melawan Indonesia 1 Desember 2010 dengan hasil kemenangan mutlak untuk Tim Garuda 5 – 1, ini merupakan buaiaan malaysia pertama
  2. Malaysia mempergunakan berbagai cara untuk mengalahkan musuh2nya di Stadion Bukit Jalil, salah satunya dengan menggunakan sinar laser, hanya orang yang ahli dan mempersiapkan diri yang dapat menggunakan sinar laser dari jarak jauh dan terfokus tersebut. Jelas salah satu korbannya adalah Timnas Vietnam
  3. Tim Garuda Indonesia dengan dada yang membusung dan siap menang melawan malaysia dibawa ke agenda-agenda tidak penting, eksploitasi media yang berlebihan, sanjungan yang tinggi dari masyarakat membuat Tim Garuda penuh beban dan kelelahan bermain diluar sarangnya
  4. Malaysia mempergunakan kembali senjata andalannya yakni sinar laser, mereka tahu kondisi psikologi tim garuda yang menggap diatas angin dan tipikal amarah orang Indonesia sehingga, pada babak kedua muncullah protes kemudian pecahlah konsentrasi Tim Garuda yang mengakibatkan mudahnya Harimau Malaya memasukan 3 bola ke gawang Tim Garuda
  5. Bukannya mempersalahkan tindakan suporter Malaysia, pendukung TIM Garuda malah disibukan dengan naik dan turunya harga tiket Final Leg 2 di GBK
  6. Diciptakan kondisi tidak nyaman dalam pembelian tiket final leg 2 di Gelora Bung Karno, sehingga sempat terjadi peluang final leg 2 AFF akan dipindahkan ke Bukit Jalil sarang Harimau Malaya, namun skenario tersebut dibaca dan beberapa petinggi tetap mepertahankan Final Leg 2 di GBK
  7. Dengan point kemenangan 3 – 0 yang dipegang oleh Malaysia, Tim Harimau Malaya hanya perlu bermain aman dengan memberi kemanangan oleh Tim Garuda namun tetap membawa juara AFF ke Negeri Jiraan Malaysia, dengan strategi seperti itu semua pihak diuntungkan dan seolah-olah rakyat Indonesia telah menang, padahal kita dibodohi telak oleh Malaysia
  8. Bila dirasakan Tim Garuda bermain bagus dan berpotensi menjuarai Piala AFF 2010, maka skenario rusuh akan diciptakan sehingga pertandingan terhenti dan pemain Indonesia harus pecah konsentrasi untuk menengangkan masa.

Bila TIM Garuda gagal merebut juara AFF Suzuki Cup 2010, ada beberapa pihak yang harus dipersalahkan:

  1. Pihak yang mempergunakan sinar laser yang mengganggu jalanya pertandingan final leg
  2. Pihak yang membawa Tim Garuda melakukan kunjungan dan beberapa agenda tidak penting sebelum final leg 1 ke Malaysia
  3. Pihak yang mengekspploitasi Tim Garuda untuk kepentingan politik dan popularitas sehingga menjadi tidak focus
  4. Pihak yang bertanggung jawab atas penyediaan tiket di gelora bungkarno yang memecah konsentrasi dukungan kepada Tim Garuda
  5. Pihak yang mengganti papan skor, klo memang nasionalis langsung aja buat skor 4 – 0 atau 5 – 1, hahahaha