Tags

, , , , ,


Saya tertegun membaca artikel di Yahoo News yang memberitakan banyaknya pelamar kerja yang ditolak gara-gara perusahaan melihat profil pelamar di dunia sosialiasasi maya yang saat ini sedang digandrungi (Facebook).

Saya jadi teringat kawan saya yang saat ini sedang studi S3 di Perancis, yang tidak memiliki facebook. Sempat kami-kami yang memiliki Facebook menggap teman saya sebagai orang yang kurang dapat memaksimalkan teknologi untuk bersosialisasi. Ketika itu alasan teman saya sangat sesuai dengan berita di Yahoo News, dia takut teman-temannya memasukan gambar-gambar / foto-foto kegiatan pribadinya yang bersifat rahasia. Sehingga akan sulit untuk melamar kerja/ melanjutkan beasiswa

Saya juga teringat dengan pola rekruitmen kantor tempat saya bekerja, pada suatu hari Kepala Divisi saya menuliskan nama saya di pencariaan google untuk mengetahui seberapa hebatnya saya di dunia maya. Ketika ada rekan kerja yang baru saya dan beberapa rekan yang lain juga melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan oleh Kepala Divisi saya.

Saran saya sebagai pengguna jejaring sosial, selain UU ITE yang dapat mempidana kita Jejaring sosial juga merupaka perwujudan diri kita di dunia maya sehingga bila kita ingin dihormati dan dihargai orang lain ada baiknya bila menjaga nama baik kita di jejaring sosial.

totokyuliyanto