Tags

, , , , , ,


Mungkin bagi yang telah lulus ataupun masih kuliah, akan berfikir ulang, kanapa sih ikut pelatihan yang diadakan oleh LBH Jakarta ini/ LBH di kota lain (saya pernah dengar dibeberapa kota yang ada LBH-nya juga melakukan pelatihan ini) ???


  • Setiap orang akan berfikir manfaat ikut pelatihan yang rutin dilakukan oleh LBH Jakarta setiap tahunya pada bulan maret ini, apakah ada manfaat untuk kerja kedepan? Apakah nanti bisa digunakan untuk menghasilkan uang ataupun bisa mudah mendapatkan pekerjaan? Sehingga harus dibela-belaiin mengikuti pelatihan Kalabahu, ditambah harus mengeluarkan uang, dan membuang waktu ataupun harus mengikuti seleksi awal agar bisa mengikuti pelatihan.

    Bagi saya Kalabahu adalah awal dari perjalanan karir saya, saya mengikuti Kalabahu pada tahun 2006 di LBH Jakarta. Pada waktu itu saya baru saja menyelesaikan studi hukum saya di Universitas Lampung. Saya tidak mendapatkan informasi, kebetulan saya ada urusan di dekat LBH Jakarta, dan saya sekaliaan mampir, kebetulan juga saya ketemu dengan teman Kampus saya yang ingin ikut pelatihan Kalabahu. Karena waktu itu saya dibayarin untuk pendaftaran awal akhirnya saya melakukan pendaftaran dan esoknya saya dinyatakan lulus dan boleh mengikuti pelatihan.

    Karya Latihan Bantuan Hukum (Kalabahu LBH Jakarta) adalah pelatihan rutin tahunan yang dilakukan oleh LBH Jakarta, khususnya. Pelatihan ini biasanya diadakan pada bulan-bulan Maret. Secara umum pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat secara umum dan khususnya bagi para mahasiswa dan sarjana hukum untuk menambah wawasan bantuan hukum dan isu-isu social yang terkait. Kalabahu ini juga dilengkapi pelatihan-pelatihan keterampilan teknis berupa strategi dan taktik beracara dalam menangani kasus Advokasi, walaupun tidak sedalam bila kita mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) tetapi Kalabahu juga menekankan pada materi ideology dan kaitanya dengan hukum. Kalau boleh saya simpulkan Kalabahu tidak hanya berbicara praktek dan strategi advokasi melainkan pula untuk apa ilmu-ilmu praktek dan strategi Advokasi di jalankan, sehingga kita bisa melakukan Advokasi untuk menjawab permasalahan-permasalah social melalui jalur hukum baik litigasi maupun non litigasi.

    Jangka waktu Kalabahu dilakukan cukup lama, yakni kurang lebih satu bulan, tetapi bagi para mahasiswa tingkat akhir yang mau mengikuti jangan khawatir, karena Kalabah ini dilakukan pada siang hari hingga sore hari (sebelum kebijakannya dirubah). Pelatihan ini juga tidak membosankan karena model pelatihan tidak hanya mulu ceramah tetapi juga banyak ruang untuk melakukan diskusi dan dialog, Focus Group dan Dialog, Observasi, Presentasi, Simulasi, Investigasi, sampai acara nonton film bareng.

    Banyak ilmu dan pengalaman yang didapat dari Kalabahu, mungkin bukan hanya ilmu yang tercatat di catatan tetapi juga pemahaman, hingga bisa merubah gaya hidup. Kalabahu juga menjadi syarat bagi orang yang mau berkerja/beraktivitas sebagai pengacara Publik di LBH Jakarta, selain itu alumni Kalabahu juga diperhitungkan bagi gerakan-gerakan social lainya.

    Jadi dengan membayar biaya pelatihan yang tidak mencapai Rp. 1.000.000 (waktu jaman saya kurang lebih 500.000 dan bisa dicicil/ atau bagi yang tidak mampu dibebaskan) dengan fasilitas yang nyaman dan mengenyangkan, pemateri yang merupakan tokoh-tokoh dibidangnya, bahan ajar yang lumayan berkualitas, sampai jaringan alumni kalabahu yang tetap eksis. Sehingga sayang bila rekan-rekan melewatkan untuk ikut dalam pelatihan ini.

    Untuk teman-teman yang berminta silahkan berkunjung ke LBH Jakarta
    Gd YLBHI lt 2, Jl. Dipenogoro No 74, Jakarta
    Telp : 021-3145518
    (atau ketik di google : “KALABAHU”)

    Lihat referensi pelatihan yg lainya
    1. Kursus HAM untuk pengacara yang diselenggarakan ELSAM
    2. Pelatihan Hukum berbasis Gender yang diadakan LBH APIK Jakarta