Pojok Advokat

MK Memutuskan PT Wajib Mengambil Sumpah Semua Calon Advokat


Mahkamah Konstitusi akhirnya memberikan sedikit harapan bagi calon advokat, yang saat ini sedang dilanda kebimbangan terhadap nasib pelantikan dan penyumpahan mereka menjadi Advokat oleh Pengadilan Tinggi sebagaimana yang diamanatkan oleh Pasal 4 ayat (1) UU Advokat.

Pada 29 Desember 2009, melalui Putusan MK Perkara 101-PUU-VII-2009 UU 18 Th 2003 ttg Advokat, mahkamah Konstitusi pada pokoknya menyatakan :

“Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4288) adalah bertentangan dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia  Tahun 1945 tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat sepanjang tidak dipenuhi syarat bahwa frasa “di sidang terbuka Pengadilan Tinggi di wilayah domisili hukumnya” tidak dimaknai bahwa “Pengadilan Tinggi atas perintah Undang-Undang wajib mengambil sumpah bagi para Advokat sebelum menjalankan profesinya tanpa mengaitkan dengan keanggotaan Organisasi Advokat yang pada saat ini secara de facto ada, dalam jangka waktu 2 (dua) tahun sejak Amar Putusan ini diucapkan” dan Menyatakan apabila setelah jangka waktu dua tahun Organisasi Advokat sebagaimana dimaksud Pasal 28 ayat (1) UU Advokat belum juga terbentuk, maka perselisihan tentang organisasi Advokat yang sah diselesaikan melalui Peradilan Umum;

Berdasarkan putusan mahkamah konstitusi ini, maka pengadilan tinggi tidak lagi boleh menolak mengambil sumpah calon advokat dari organisai PERADI dan KAI yang saat ini sedang berkonflik selama jangka waktu 2 tahun.

Sedangkan untuk terbentuknya satu organisasi Advokat (singgle Bar) MK meminta agar dua organisasi advokat tersebut mengadakan kongres untuk melakukan peleburan, dan apabila hal tersebut tidak berhasil maka perselisihan tentang organisasi advokat yang sah diselesaikan melalui peradilan umum.

Melalui putusan ini, saya melihat MK sudah memberikan cukup jaminan hak konstitusional calon advokat khususnya dalam hak memperoleh pekerjaan, sedangkan untuk permasalahan organisasi advokat MK tetap bijak agar terjadi rekonsiliasi dan meminta para pihak untuk melakukan upaya hukum bila rekonsiliasi tidak terwujud.

salah satu kado natal dan tahun baru yang menyenangkan

About these ads
Standard

2 thoughts on “MK Memutuskan PT Wajib Mengambil Sumpah Semua Calon Advokat

  1. tomas aquino says:

    Advokat terpecah karena egoisme para senior terutama mereka yang haus akan kekuasaan dan uang. sebaiknya pengurus organisasi advokat cukup menjabat satu kali masa jabatan, untuk masa 3 tahun lamanya, biar semua anggota punya peluang untuk menjadi pengurus.

  2. Pingback: PENGAMBILAN SUMPAH & PELANTIKAN CALON ADVOKAT « Catatan Hidup

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s